Pages

24 April 2012

Kata-kata Terindah



Aku serupa udara, tak terlihat tapi bisa kau rasakan...
Tak bisa kau jamah namun selalu ada di setiap nafasmu...
Apa yang terlukis pada retina matamu, itulah wajahku...
Apa yang terdengar pada gendang telingamu, itulah suaraku...

Di setiap sujudku, selalu ku selipkan namamu...
Doaku adalah caraku memelukmu dari kejauhan...

Seperti itu aku menyayangimu...

Maaf...
Maaf, bukan maksudku melukai hatimu...
Maafkan aku yg tak bisa jadi seperti yg kau inginkan...
Aku tak ingin memenjarakan hatimu dalam ketidak pastian waktu....
Aku terlalu hina untuk memiliki hati & cintamu...

Biarlah aku disini…
Memandang jauh dirimu di pelupuk mata...
Mendengar sayup suaramu bergema di telinga...

Hingga tiada harus kupeluk dirimu,
Tiada juga harus kukecup keningmu,
Untuk wujudkan cerita semua tentang kita,

Biarlah aku disini…
Menanti fajar yang sama denganmu,
Terpaku menatap pada langit yg sama denganmu,
Memuji cakrawala senja yang sama denganmu…

Biarlah aku disini…
Dalam hampanya ruang dan waktu denganmu di hatiku.





Bila menerima itu nikmat
Ajari aku untuk memberi
Bila memberi itu berseri
Ajari aku untuk berbagi

Bila berbagi itu indah
Jauhkan aku dari kebencian
Bila dibenci itu perih
Buat aku selalu tersenyum

Bila lara itu duka derita
Bisakan aku tuk tebar canda tawa
Bila canda tawa itu bahagia
Maka bahagiamu adalah senyumanku

Bila cinta itu menerima apa adanya
ajari aku untuk selalu setia
bila kesetiaan itu tidak ada duanya
beri aku waktu untuk membuatmu bahagia

Bila hidup dipenuhi dengan sejuta tangisan
ajari aku untuk tersenyum dengan sejuta alasan
bila tersenyum membuat bahagia
jangan pernah marah ya^^

Salam Ukhuwah Penuh Cinta
Bidadari Surgawi Bercadar Pelangi
dalam
Istana Pelangi 7 Bidadari




Kita pernah "DILUKAI"
Dan mungkin pernah "MELUKAI" 
Tapi karena itu kita BELAJAR 
Tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan.

Kita pernah "DIBOHONGI" 
Dan mungkin pernah "MEMBOHONGI", 
Tapi dari itu kita belajar tentang KEJUJURAN.

Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti diri MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.

Setiap waktu yg telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan
terulang kembali. Namun ada satu hal yg masih tetap bisa kita lakukan,.. 
Yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari ESOK yg lebih baik.

Hidup adalah proses...
Hidup adalah belajar...
Tanpa ada batas umur...
Tanpa ada kata tua...

JATUH, berdiri lagi...
KALAH, mencoba lagi...
GAGAL, bangkit lagi...







Saat malam menghapus jejak sang mentari...
Tubuh ringkihku lunglai…
Tak kuasa…
Semakin malam, semakin tak bisa…
Dinginnya malam meremukkan belulangku…
Angin malam pun menghempaskan diriku…
Aku tak mampu…
Aku beku…
Jika saja malam tak datang…
Jika saja hari terus siang…
Aku takkan meradang…
Aku takkan terguncang…
Tapi…
Malam tetap ada…
Senyumnya menggoda…
Menertawakan sendiriku...
Buatku semakin beku… (Murtaza Aneuk Teknik)





MURTAZA  ANEUK TEKNIK
^_^''






18 April 2012

DI UJUNG KATA-KATA





Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu


Dibawah hamparan gelap luas yang bertabur bintang
Aku menatap satu bintang yang paling terang
Aku menatapnya dengan penuh harapan
Seolah itu kau
Yang kini jauh seakan hilang..

Selama ini
Aku mencoba tuk selalu mengerti hatiku
Namun ternyata semua masih semu ku rasakan
Nama yang terukir dalam karang hatiku
Kini seakan terkikis
Oleh ombak yang menghantam..

Aku dan jenuhku, Bersamaan membisu
Terlalu jauh untuk maraih bintang yang sedang ku tatap
Aku dan senyumku
Mengikuti diam termenung
Namun tercipta sebuah mimpi
Yang hilang hanya dalam sekejap